English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Senin, 09 Juni 2014

Trend Pelemahan Harga Emas Akan Berlanjut

Harga emas di Bursa COMEX pada perdagangan pekan lalu ditutup menguat tipis setelah melemah cukup signifikan pada pekan sebelumnya. Penguatan emas pada pekan ini, terdorong oleh sentimen positif kuat dari rilis keputusan ECB pada pekan ini meskipun posisi emas di pasar masih cukup lemah.
Pergerakan harga emas pada awal pekan lalu, terpantau masih melanjutkan trend lemah pekan sebelumnya. Rally Trend Bullish di Bursa Wall Street yang disertai pemecahan rekor penutupan tertinggi indeks Dow Jones dan S&P 500 dalam beberapa hari perdagangan menjadi momok yang menekan kuat pelemahan harga emas.
Namun pada pertengahan pekan, Bursa Wall Street yang akhirnya ditutup melemah serta posisi tunggu sentimen dari data yang akan segera rilis seperti kelanjutan kebijakan ECB dan data pekerja AS, membuat pergerakan emas menguat tipis. Terpantau dalam dua hari perdagangan di tengah pekan lalu, harga emas naik $0,1/t oz dalam posisi menunggu rilis data.
Jelang akhir pekan, data keputusan ECB yang rilis pada Kamis waktu setempat akhirnya menjadi faktor fundamental terkuat yang membuat harga emas dapat ditutup menguat pada pekan lalu. Stimulus dari ECB dengan melakukan pemotongan suku bunga serta penalti bagi bank yang menyimpan uang di bank sentral sebesar 0,1% berhasil membuat harga emas naik hingga 0,72% untuk emas spot dan 0,77% pada emas berjangka kontrak Agustus 2014.
Walaupun sentimen pasar dari rilis kebijakan ECB sempat menguatkan harga emas secara signifikan, pada perdagangan hari terakhir pekan lalu, harga emas tidak dapat mempertahankan penguatan. Pada Jumat 6 Juni 2014, Emas di Bursa COMEX yang sempat menguat pada perdagangan di sesi awal pada hari tersebut, akhirnya bergerak melemah jelang penutupan akibat dorongan fundamental negatif dari data pekerja AS yang positif. Rilis data pekerja AS menunjukan bahwa terdapat penambahan 217.000 pekerjaan di AS yang diikuti dengan tingkat pengangguran yang tetap stabil di 6,3%.
Pada perdagangan pekan lalu di Bursa COMEX, harga emas spot ditutup dengan penguatan tipis. Harga emas spot di Bursa COMEX berhasil ditutup menguat 0,17% secara agregat sepekan ke tingkat harga $1.252,5/t oz atau naik $2,1/t oz.
emas spot
Sedangkan untuk emas berjangka, terpantau pada akhir pekan lalu emas berjangka COMEX juga ditutup menguat. Emas berjangka COMEX untuk kontrak Agustus 2014 naik hingga 0,52% secara agregat sepekan ke tingkat harga $1.252,2/t oz atau naik $6,5/t oz.
Emas Berjangka
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi harga emas masih akan melanjutkan trend melemah pada akhir pekan lalu. Selain dorongan data pekerja AS yang melemahkan harga emas pada perdagangan Jumat lalu, beberapa rilis data sektor industri Inggris yang diperkirakan akan positif berpotensi kuat kembali melemahkan harga emas. Terkait pergerakan harga, pada pekan ini, emas spot diprediksi akan bergerak di kisaran $1.233-$1.267 dan $1.232-$1.268 pada emas berjangka kontrak Agustus 2014.

Sumber : Vibiznews

Bagus Aditoro/ Analyst Economy Research at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens
image: Pixabay, Barchart

0 komentar :

Posting Komentar

 
Disclaimer: Semua informasi yang tersedia dalam blog ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan informasi yang terbaik, akan tetapi kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blog ini.

PT. Rifan Financindo Berjangka Surabaya
Wisma Bii Lt. 16 Jl. Pemuda 60-70 Surabaya 60271 Telp : 031-5349800(hunting), Fax : 031-5347800