English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kamis, 28 November 2013

Asian Stocks Rise on U.S. Economic Growth Optimism

 
Saham Asia menguat , dengan Jepang Nikkei 225 Stock Average menuju penutupan tertinggi dalam hampir enam tahun karena yen menyentuh level terendah enam bulan setelah pekerjaan AS dan laporan kepercayaan konsumen mendorong optimisme dalam perekonomian terbesar di dunia .

Honda Motor Co ( 7203 ) menambahkan 2,2 persen karena yen sebelumnya jatuh terhadap dolar , mendukung prospek keuntungan bagi eksportir Jepang . Warrnambool Cheese & Butter Factory Co naik 1,1 persen setelah Murray Goulburn Koperasi Co , prosesor susu terbesar Australia , menaikkan tawaran pengambilalihan . Forge Group Ltd merosot 83 persen di Sydney setelah perusahaan pertambangan - jasa mengatakan akan melaporkan kerugian tahun 2014 .

MSCI Asia Pacific Index naik 0,7 persen menjadi 141,98 pada 10:53 di Hong Kong , dengan semua 10 kelompok industri pada ukuran meningkat. Lebih dari $ 8000000000000 telah ditambahkan ke nilai ekuitas global tahun ini , kenaikan terbesar sejak 2009 , karena bank sentral mengambil langkah untuk menopang perekonomian di seluruh dunia . Indeks Asia - Pasifik melonjak 9 persen pada 2013 melalui kemarin , saat jatuh 0,9 persen pada bulan ini.

" Pertumbuhan pendapatan di Asia tidak tetap sebagian besar leverage terhadap ekonomi global , " Michael Kurtz , kepala berbasis di Hong Kong strategi ekuitas global di Nomura Holdings Inc , mengatakan dalam sebuah e -mail . " Ekonom kami memperkirakan ekonomi AS akhirnya untuk mempercepat ke kecepatan yang lebih kuat pada tahun 2014 . "
Gauges Regional

Indeks Topix Jepang naik 0,7 persen karena Honda naik 2,2 persen menjadi ¥ 4.335 . Indeks Nikkei 225 naik 1,2 persen menjadi 15,631.35 , menuju penutupan tertinggi sejak Desember 2007 . S & P / ASX 200 Index Australia dan NZX 50 Index Selandia Baru keduanya naik 0,2 persen . Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,7 persen .

Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,6 persen dan China Shanghai Composite Index naik 0,7 persen . Indeks Straits Times Singapura naik 0,7 persen dan Indeks Taiex Taiwan naik 0,8 persen .

Data kemarin menunjukkan Amerika kurang dari yang diproyeksikan aplikasi yang diajukan untuk tunjangan pengangguran pekan lalu , tanda bahwa pasar tenaga kerja menunjukkan ketahanan . The Thomson Reuters / University of Michigan indeks akhir sentimen konsumen pada bulan November secara tak terduga naik menjadi 75,1 dari 73,2 bulan sebelumnya . Perkiraan median dari 65 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg menyerukan 73,1 .

Indeks Conference Board dari indikator terkemuka AS , yang mengukur prospek ekonomi untuk tiga sampai enam bulan , naik untuk bulan keempat berturut-turut pada bulan Oktober , yang mencerminkan keuntungan dalam pesanan pabrik dan aplikasi untuk membangun rumah baru .

Mantan Ketua Federal Reserve Alan Greenspan mengatakan ekonomi AS kemungkinan akan tumbuh lebih lambat tahun depan dari beberapa peramal memprediksi dan menunjukkan bahwa rekor pasar saham AS tidak dalam gelembung .
Futures AS

Kontrak pada indeks Standard & Poor `s 500 naik 0,1 persen , dengan bursa AS ditutup hari ini untuk hari libur Thanksgiving . The S & P 500 telah naik 27 persen tahun ini , menuju gain tahunan terbesar sejak tahun 1998 , sebagai Fed menekan dengan program stimulus tersebut . Indeks ditutup pada rekor 1,807.23 kemarin . Sekitar 4,8 miliar saham berpindah tangan di bursa AS , perdagangan terendah sejak 26 Agustus .

Indeks MSCI Asia Pacific kemarin diperdagangkan pada 13,9 kali estimasi laba , dekat dengan kelipatan 14 dicapai pada 18 November , yang merupakan tertinggi sejak Mei , menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg . Itu sebanding dengan kelipatan saat ini 16,3 pada S & P 500 dan 15,2 untuk Stoxx Europe 600 Index .

Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda membantu mendorong lonjakan 45 persen di Topix Jepang tahun ini dengan mempertahankan pelonggaran moneter saat ia dan Perdana Menteri Shinzo Abe berusaha tersentak bangsa dari 15 tahun deflasi . The Topix adalah performa terbaik dari 24 pasar negara maju yang dilacak oleh Bloomberg , di jalur untuk kenaikan tahunan terbesar sejak 1999.
Bid tinggi

Warrnambool Keju naik 1,1 persen menjadi A $ 9,35 . Murray Goulburn , yang membutuhkan persetujuan regulator Australia untuk penawarannya , meningkatkan tawarannya sebesar 5,6 persen menjadi A $ 9,50 per saham , topping Saputo Inc ' s direkomendasikan A $ 9,20 tawaran bersyarat dan uang tunai dan saham tawaran dari Bega Keju Ltd

Cathay Pacific Airways Ltd naik 1,6 persen menjadi HK $ 16,78 setelah UBS AG menegaskan rekomendasi beli dan menaikkan perkiraan harga untuk operator terbesar di Hong Kong .

Forge anjlok 83 persen menjadi 72,5 sen Australia . Menempa , yang kliennya termasuk Rio Tinto Group , kehilangan lebih dari A $ 300 juta ( $ 274.000.000 ) nilai pasar untuk perdagangan serendah 28,5 sen di Sydney hari ini setelah mengatakan pembengkakan biaya dan manajemen yang buruk di dua proyek Australia juga dipaksa untuk menegosiasikan utang baru istilah.
 
Sumber : Bloomberg

Harga Emas Anjlok Terus oleh Kenaikan Keyakinan Konsumen AS


Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga emas terpantau mengalami penurunan lanjutan (28/11). Harga emas berjangka ditutup melemah untuk tiga hari berturut-turut sementara emas spot LLG terpuruk untuk dua hari berturut-turut di tengah meningkatnya keyakinan di kalangan konsumen di Amerika Serikat. Ini meningkatkan spekulasi bahwa Fed bakal menarik sebagian stimulus moneternya dalam waktu dekat.
Indeks sentiment konsumen Thomson Reuters/University of Michigan menunjukkan kenaikan yang melebihi ekspektasi di bulan November lalu. Sebelumnya harga emas mengalami kenaikan setelah impor emas China dari Hong Kong pada bulan oktober lalu mencapai rekor tertinggi kedua sepanjang masa.
Meningkatnya keyakinan konsumen di Amerika Serikat mengakibatkan para pelaku pasar mengharapkan Fed akan melakukan tapering dengan segera. Kondisi ini menggerus kinerja pasar emas.
Harga emas spot LLG terpantau ditutup pada posisi 1237.50 dollar per troy ons. Harga mengalami penurunan sebesar 5.40 dollar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Harga emas berjangka untuk kontrak bulan Februari di Comex tampak mengalami penurunan sebesar 0.3 persen di posisi 1237.90 dollar per troy ons. Harga sempat mengalami kenaikan sebesar 1.1 persen pada sesi perdagangan tadi malam.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot dan berjangka pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan lanjutan. Harga komoditas ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1225 – 1240 dollar per barel.


Sumber : Vibiznews

Penguatan Dollar Picu Merosotnya Harga Emas


Harga emas untuk perdagangan malam hari ini terpantau mengalami penurunan kembali dan melanjutkan tren bearishnya dalam 3 hari terakhir. Pelemahan harga logam mulia tersebut tidak terlepas dari adanya sebuah imbas dari imbas penguatan nilai tukar dollar terhadap mata uang mayoritas. Pounds misalnya yang melemah ke posisi 1,6269 per dollar AS dan euro melemah ke level 1,3568 per dollar AS. Penguatan dollar tersebut terdorong oleh positifnya data ekonomi AS yang dirilis pada hari ini seperti data klaim pengangguran untuk pekan lalu yang dikabarkan turun 10K dan data revisi sentimen konsumen AS bulan Oktober yang naik 3,1 poin menjadi 75,1 poin.
Harga emas spot saat ini menurun 0,2% menjadi 1239,4 dollar per troy ons dengan level support sebesar 1210,07 dollar per troy ons dan level resistant 1276,78 dollar per troy ons.
Pelemahan harga emas juga diikuti oleh komoditi logam mulia lainnya seperti palladium yang turun 0,24% menjadi 714,5 dollar per troy ons dan perak melemah 0,92% menjadi 19,67 dollar per troy ons. Sedangkan harga platinum justru naik 0,28% menjadi 1374,3 dollar per troy ons.

Menurut analisa dari Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting, harga emas untuk malam hari ini diperkirakan akan masih bergerak melemah. Dari sisi indikator teknikal, RSI berada di posisi 31 dengan tren Bollinger bands yang terus menurun. Tekanan masih akan datang dari penguatan dollar dimana saat ini indeks dollar telah mengalami kenaikan 0,3%.

Harga Minyak WTI Tergerus ke 6 Bulan Terendah Akibat Kenaikan Pasokan dan Produksi di AS


Pada penutupan perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi harga minyak mentah terpantau anjlok hingga mencapai posisi paling rendah dalam nyaris enam bulan belakangan (28/11). Harga komoditas ini terpuruk melemah akibat naiknya pasokan dan produksi minyak mentah di Amerika Serikat. Selisih harga Brent dan WTI mengalami kenaikan hingga mencapai level paling tinggi dalam delapan bulan belakangan.
Harga minyak mentah terpukul setelah Administrasi Informasi Energi menyatakan bahwa pasokan minyak mentah pekan lalu mengalami peningkatan sebesar 2.95 juta barel menjadi 391.4 juta barel. Kenaikan pasokan ini terjadi untuk 10 minggu berturut-turut.
Produksi minyak mentah di Amerika Serikat juga dilaporkan mengalami kenaikan sebesar 45,000 barel per hari menjadi 8.02 juta barel per hari. Tingkat produksi ini merupakan yang tertinggi dalam nyaris 25 tahun belakangan.
Harga minyak mentah jenis WTI untuk kontrak pengiriman bulan Januari mengalami penurunan sebesar 1.38 dollar atau 1.5 persen dan ditutup pada posisi 92.30 dollar per barel. Harga penutupan tersebut merupakan yang paling rendah sejak tanggal 31  Mei lalu.
Harga minyak mentah Brent untuk kontrak Januari mengalami kenaikan sebesar 43 sen atau 0.4 persen dan ditutup pada posisi 111.31 dollar per barel. Harga penutupan tersebut merupakan yang paling tinggi sejak tanggal 11 Oktober lalu.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah WTI berjangka pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan lanjutan. Harga minyak mentah diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 90 – 94 dollar per barel.


Sumber : Vibiznews

Emas Spot Turun, Emas Batangan Antam Tahan Harga


Pada perdagangan komoditi dini hari ini ( 28 September ), emas spot menunjukkan pergerakan turun setelah dibuka pada 1243.45 USD/tr oz di awal perdagangan (00.00 GMT). Komoditi tersebut telah turun sekitar -6.61 USD/tr oz atau sekitar -0.53 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1236.84 USD/tr oz.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat dan menekan turun harga emas spot, setelah University of Michigan (AS) menyampaikan bahwa terdapat sinyalemen yang cukup menggembirakan pada sektor konsumsi di negara ini, yang ditandai oleh naiknya keyakinan konsumen.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada indikator ekonomi Revised UoM Consumer Sentiment yang bertambah 75.1 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 72.0. Adanya informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 73.1.
Sementara itu harga emas batangan di Logam Mulia/Antam pada perdagangan kemarin (27 November) adalah Rp. 525000/gr untuk Minted Bars ukuran 1 gr , Rp. 496000/gr untuk Minted Bars ukuran 5 gr dan Rp. 491000/gr untuk Minted Bars ukuran 10 gr.

Dengan demikian Minted Bars dengan ukuran 1 gram telah mengalami penurunan sebesar Rp. 0/gr atau turun sekitar 0%/batang, Minted Bars ukuran 5 gr telah turun Rp. 0/gr atau turun sekitar 0%/batang, dan Minted Bars ukuran 10 gr telah turun Rp. 0/gr atau turun sekitar 0%/batang.

Sumber : Vibiznews

Dollar Perkuat Tekanan Terhadap Yen Jepang


Dollar AS pada dini hari ini ( 28 November ) bergerak menguat terhadap Yen Jepang. Harga pembukaan berada pada 101.237 di awal perdagangan (00.00 GMT), dan pada pair USDJPY mata uang tersebut telah naik sekitar 90 pips atau sekitar 0.89 %. Nilai bergulir terpantau berada di 102.14.
Sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat setelah University of Michigan (AS) menyampaikan bahwa terdapat sinyalemen yang cukup menggembirakan pada sektor konsumsi di negara ini, yang ditandai oleh naiknya keyakinan konsumen.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada indikator ekonomi Revised UoM Consumer Sentiment yang bertambah 75.1 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 72.0. Adanya informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 73.1.
Selain itu MNI menyampaikan bahwa kinerja sektor produksi di wilayah Chicago mengalami penurunan, namun ternyata masih sedikit lebih baik jika dibandingkan dengan estimasi ekonom. Indikator ekonomi Chicago PMI dilaporkan turun ke angka 63.0 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 65.9. Estimasi ekonom adalah dapat turun ke angka 60.6.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar AS bahwa range normal Dollar/Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 100.94 dan level resistance pada kisaran 101.71.

 Sumber : Vibiznews

Klaim Pengangguran di AS Turun ke Terendah dalam Dua Bulan.


Lebih sedikit orang Amerika yang mengisi aplikasi untuk mendapatkan benefit pengangguran minggu yang lalu dibandingkan dengan yang di perkirakan, suatu tanda bahwa pasar tenaga kerja sedang menunjukkan ketangguhannya.
Klaim pengangguran di minggu yang berakhir pada tanggal 23 November turun 10.000 menjadi 316.000, yang paling sedikit dalam dua bulan, menurut Departemen Tenaga Kerja di Washington. Perkiraan tengah dari 44 ekonom yang disurvey oleh Bloomberg memperkirakan penambahan menjadi 330.000.
Perusahaan – perusahaan telah mempertahankan tenaga kerjanya ramping sejak resesi dan sedang menunggu lebih banyak bukti dari perbaikan yang berkelanjutan di dalam permintaan sebelum kembali merekrut tenaga kerja yang baru. Kenaikan dalam belanja konsumen yang menguasai sekitar 70% dari ekonomi di perlukan untuk membantu mendorong pertumbuhan dan lapangan pekerjaan.
“Angka itu adalah indikasi dari pertumbuhan tenaga kerja yang telah kita nanti-nantikan selama beberapa bulan terakhir.,” kata Michael Hanson, ekonom senior AS di Bank of America di New York kepada Bloomberg, yang memperkirakan penurunan dalam klaim menjadi 315.000. “kita sedang terus maju tetapi kita tidak berjalan dengan kecepatan yang kokoh.
 
Sumber : Vibiznews

 
Disclaimer: Semua informasi yang tersedia dalam blog ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan informasi yang terbaik, akan tetapi kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blog ini.

PT. Rifan Financindo Berjangka Surabaya
Wisma Bii Lt. 16 Jl. Pemuda 60-70 Surabaya 60271 Telp : 031-5349800(hunting), Fax : 031-5347800