English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kamis, 31 Desember 2020

Rekomendasi Harga Emas 31 Desember 2020: Tidak Bergerak Ditengah Turunnya USD & Naiknya Saham


Rifan Financindo - Menjelang penutupan tahun 2020, harga emas berjangka diperdagangkan tidak banyak bergerak dari posisi sebelumnya. Melemahnya dolar AS dimana indeks dolar AS turun mendekati kerendahan selama 2,5 tahun adalah faktor bullish bagi metal berharga. Namun, kenaikan harga emas tertekan oleh rally yang terjadi di pasar saham global dan Amerika Serikat, dimana indeks saham AS naik mendekati rekor ketinggian. Emas berjangka kontrak bulan Februari turun $0.50 pada $1,882.50 pe ons.

Pasar saham global kebanyakan naik. Indeks saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Minat terhadap resiko dari para trader dan investor tetap tinggi dengan partisipan pasar cenderung melihat melewati horizon kepada kemungkinan pemulihan ekonomi yang kuat di musim semi tahun depan, dan memilih untuk melihat melewati pandemic Covid – 19 yang sedang dalam puncak infeksi dan kematian di Amerika Serikat yang sekarang telah memaksakan restriksi publik dan bisnis yang baru yang memukul pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :

Volume perdagangan mulai berkurang pada pertengahan minggu menjelang liburan tahun baru pada hari Jumat dimana pemerintah dan pasar tutup.

Indeks dolar AS melemah dan harga minyak mentah berjangka Nymex bulan Februari naik dan diperdagangkan disekitar $48.50 per barel.

“Resistance” terdekat menunggu di $1,891.30 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,900.00 dan kemudian $1,910.00. “Support” terdekat menunggu di $1,873.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,859.00 dan kemudian $1,820.00. Rifan Financoindo.


Sumber : Vibiznews

Rabu, 30 Desember 2020

Rekomendasi Harga Emas 30 Desember 2020: Kenaikan Tertahan Keberhasilan Trump Menaikkan Pasar Saham

 

PT Rifan Financindo - Harga emas berjangka naik sedikit pada awal perdagangan hari Selasa karena melemahnya dolar AS dipasar forex. Kenaikan emas yang “safe-haven” terkendala oleh rally yang berlangsung di pasar saham global dan pasar saham AS dimana indeks saham AS mencatat rekor ketinggian baru. Emas berjangka kontrak bulan Februari diperdagangkan naik $3.00 per ons pada $1,883.40.

Pasar saham global kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik ke rekor ketinggian yang baru pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Untuk tahun 2020, indeks Nasdaq akan mengalami keuntungan sekitar 43%, dengan S&P 500 mengalami keuntungan sekitar 15%, setelah pada tahun 2019 mengalami keuntungan 29%, semua terjadi pada masa pemerintahan Donald Trump yang menunjukkan keberhasilan dari strategi perdagangan dan ekonomi Donald Trump, baik melalui perang dagang dengan Cina atau membuat kesepakatan perdagangan bilateral yang baru dengan negara – negara lain seperti dengan Mexico dan Kanada, dari NAFTA menjadi USMCA.

Baca Juga :

Minat terhadap resiko dari para investor dan pasar saham pada minggu ini mendapatkan dorongan dari tindakan yang mengejutkan pada akhir minggu dimana Presiden Trump menandatangani paket bantuan Covid – 19 bagi orang Amerika. Nantinya Dewan Rakyat AS akan mengadakan pemungutan suara untuk memberikan orang Amerika pembayaran senilai $2,000 sebagai ganti dari $600 di dalam undang – undang yang ditanda tangani oleh Trump. Trump menaikkan pembayaran dari $600 menjadi $2,000 bagi orang Amerika yang sekali lagi menunjukkan perhatian penuh Trump terhadap orang Amerika di dalam mottonya “Membuat AS besar lagi”.

Kenaikan selanjutnya akan menghadapi “resistance” terdekat di $1,887.80 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,900.00 dan kemudian $1,910.00. Sementara penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,873.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,859.00 dan kemudian $1,820.00. PT Rifan Financindo.


Sumber : Vibiznews

Selasa, 29 Desember 2020

Harga Emas Menguat karena Dukungan Paket Stimulus AS

Harga emas di pasar spot naik 0,03 persen menjadi USD 1.876,51 per ounce.

Rifanfinancindo - Harga emas naik 1,3 persen pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Harga emas melonjak karena dolar AS tergelincir setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani paket stimulus.

Mengutip CNBC, Selasa (29/12/2020), harga emas di pasar spot naik 0,03 persen menjadi USD 1.876,51 per ounce, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 21 Desember di USD 1.900,04 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,2 persen menjadi USD 1.880,40 per ounce.

"Satu-satunya sentimen yang membantu kenaikan harga emas saat ini adalah karena dolar AS melemah dan imbal hasil obligasi tidak melonjak," kata analis ABN Amro Georgette Boele.

Baca Juga :


"Selain itu, saat ini juga tengah musim liburan dan tidak ada likuiditas sehingga ikut mendorong kenaikan harga emas." tambah dia.

Indeks dolar AS turun 0,3 persen terhadap beberapa mata uang utama dunia lain, tergelincir ke level terendah dalam satu minggu. Hal ini tentu saja mengangkat daya tarik emas bagi pemegang mata uang lainnya.

Sebagai sentimen dasar kenaikan harga emas, Trump pada hari Minggu menandatangani undang-undang paket bantuan pandemi senilai USD 2,3 triliun. Paket tersebut untuk memulihkan tunjangan pengangguran bagi jutaan orang AS dan mencegah penutupan pemerintah federal.

"Bahkan tanpa stimulus tambahan, emas bisa naik lebih tinggi. Tanda tangan Trump adalah titik risiko utama terakhir sehingga mendorong pasar bullish," kata analis pasar senior di OANDA, Jeffrey Halley.

Emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang kemungkinan besar dihasilkan dari langkah-langkah stimulus besar. Rifanfinancindo.


Sumber : Liputan 6

Senin, 28 Desember 2020

Rekomendasi Harga Emas 28 – 31 Desember 2020: Akhir Tahun 2020 Menyentuh $1,900?

 

Rifan Financindo - Para investor akan menggunakan minggu terakhir dari tahun ini untuk menimbun persediaan. Para trader mengambil keuntungannya dan menginvestasikannya ke assets yang lebih aman. Hal ini menguntungkan bagi emas.

Dari perspektif musiman emas juga cenderung naik pada akhir Desember dan pada permulaan Januari.

Bagi para assets managers yang ingin membukukan keuntungan dan mengurangi resiko di portofolio investasinya, emas kemungkinan akan mendapatkan arus masuk yang signifikan pada hari – hari terakhir dari tahun 2020.

Baca Juga :

Selama imbal hasil riil terus diperdagangkan di teritori yang negatip, yang kemungkinan menjadi skenario ke depannya nanti, metal kuning akan tetap positip.

Emas berjangka kontrak bulan Februari diperdagangkan di $1,882.50, naik 0.23% dalam sehari.

Minggu depan emas bisa menyentuh $1,900. “Resistance” yang pertama berada di $1,889.40 dan kemudian baru $1,900 dan akhirnya $1,910. Sedangkan “support” terdekat berada di $1,859.00 dan kemudian $1,850.00.

Secara keseluruhan, tahun 2020 adalah tahun yang sangat positip bagi emas, dengan harga emas mengalami kenaikan lebih dari 22% sejak awal tahun.

Para analis tetap positip terhadap metal kuning dengan banyak yang memproyeksikan harga emas akan mengalami rekor ketinggian yang baru pada tahun yang baru 2021. Salah satu level ketinggian yang diperkirakan akan bisa dicapai pada tahun depan adalah $2,300.

Fokus pada tahun 2021 adalah eksekusi vaksin, meskipun hal ini tidak akan menjadi alasan mengapa emas akan menyentuh ketinggian baru pada tahun depan.

Tahun 2021 akan menjadi tahun yang kuat bagi emas. Kita akan melihat stimulus fiskal dan moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya terus berlanjut pada paruh pertama dari tahun 2021. Alasan utama dari potensi kenaikan harga emas pada tahun depan adalah “reflation” yaitu inflasi yang terjadi setelah terjadinya deflasi, yang akan mendorong pelarian ke emas sebagai keamanan dalam perdagangan. Federal Reserve telah konsisten dan kita akan melihat lebih banyak dukungan fiskal pada tahun depan. Itulah sebabnya kenapa emas akan membuat kenaikan yang kuat ke arah $2,300. Hal ini akan terjadi tidak peduli bagaimana hasil daripada vaksin yang berlangsung pada tahun depan.

Minggu ini data ekonomi akan sangat sedikit, dengan para investor akan memperhatikan CB Consumer Confidence AS pada hari Selasa dan Pending Home Sales AS pada hari Rabu. Para analis juga akan memonitor reaksi pasar terhadap kesepakatan perdagangan Brexit dengan Uni Eropa yang akan menjadi berita utama pada hari Kamis. Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

Kamis, 24 Desember 2020

Rekomendasi Harga Emas 24 Desember 2020: Naik Sedikit Ditengah Pasar Saham Yang Mulai Stabil.


PT Rifan Financindo - Emas berjangka naik sedikit pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat. Pasar saham global telah berhasil stabil pada pertengahan minggu setelah mengalami penurunan sebentar karena kekuatiran akan Covid – 19. Emas berjangka kontrak bulan Februari naik $4.50 per ons pada $1,874.90.

Pasar saham global kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS juga mengarah menguat pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Pasar tidak menaruh banyak perhatian terhadap penolakan Presiden AS Donald Trump terhadap paket stimulus yang disetujui Kongres beberapa hari yang lalu, karena tidak membantu mereka yang terdampak Covid – 19 dalam jumlah yang selayaknya. Trump menginginkan lebih banyak dana yang diberikan kepada orang Amerika, tiga kali lipat dari yang disetujui Kongres. Meskipun undang – undang ini tetap akan berjalan di dalam 10 hari terlepas Trump menandatangani atau tidak.

Baca Juga :

Para ahli medis terus menganalisa implikasi dari jenis baru Covid – 19 di Inggris yang kemungkinan telah menyebar ke negara – negara lain, termasuk Amerika Serikat. Kebanyakan ahli percaya bahwa vaksin Covid – 19 sekarang ini akan bekerja efektif juga terhadap mutasi yang baru yang lebih cepat menular ini.

Kenaikan selanjutnya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat menunggu di $1,877.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,889.40 dan kemudian $1,900.00. Sebaliknya penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat menunggu di $1,859.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,850.00 dan kemudian $1,820.00. PT Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

Rabu, 23 Desember 2020

Rekomendasi Harga Emas 23 Desember 2020: Tertekan Dengan Stabilnya Pasar Saham


Rifanfinancindo - Harga emas berjangka turun sedikit pada awal perdagangan sesi AS pada hari Selasa. Pasar saham global telah stabil setelah mengalami badai Covid yang baru pada hari Senin dan hal ini yang membuat para pembeli metal safe-haven tetap bertahan sampai saat ini.

Emas berjangka kontrak bulan Februari turun $3,80 pada $1,879.00.

Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam, dengan saham – saham Asia kebanyakan turun dan saham – saham Eropa kebanyakan menguat. Indeks saham AS mengarah sedikit naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Pasar saham global masih sedikit terganggu dengan berita pada akhir minggu lalu mengenai penemuan baru jenis Covid – 19 yang lebih mudah menular di Inggris.

Baca Juga :

Beberapa negara telah membuat larangan berpergian ke dan dari Inggris. Sebagian ahli kesehatan mengatakan bahwa mereka percaya vaksin Covid yang sekarang ini bisa efektif juga terhadap virus mutasi baru. Meskipun masih terlalu cepat untuk mengatakan bahwa vaksin Covid sekarang ini akan efektif juga terhadap virus jenis baru ini. Pada dasarnya hal ini membuat ketidak pastian meningkat di pasar yang membawa kepada keengganan terhadap resiko.

Laporan semalam mengatakan bahwa Inggris dan Uni Eropa kemungkinan sudah semakin dekat dengan kesepakatan Brexit yang mulus.

Indeks dolar AS naik pada awal perdagangan sesi AS, karena permintaan safe-haven dan “rebound” setelah menyentuh kerendahan 2,5 tahun pada minggu lalu. Minyak mentah berjangka Nymex bulan Februari mengalami penurunan dan diperdagangkan disekitar $47.50 per barel. Kedua hal kunci diluar pasar ini memberikan tekanan “bearish” terhadap pasar metal berharga.

“Support” terdekat menunggu di $1,870.50 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,859.00 dan kemudian $1,820.00. “Resistance” terdekat menunggu di $1,889.40 dan kemudian $1,900.00 dan kemudian $1,910.00. Rifanfinancindo.

 

Sumber : Vibiznews

Selasa, 22 Desember 2020

Rekomendasi Harga Emas 22 Desember 2020: Turun Ditengah Keengganan Terhadap Resiko


Rifan Financindo - Harga emas berjangka turun pada awal perdagangan sesi AS setelah menyentuh ketinggian selama enam minggu dalam satu perdagangan semalam. Pergerakan harga emas memulai minggu perdagangan yang baru sangat volatile ditengah mental investor dan trader yang lebih “risk-off” karena keprihatinan Covid – 19 kembali menguasai pasar sepenuhnya. Namun jangan terkejut apabila para trader melangkah masuk dan membeli emas dengan harga dari bawah. Emas berjangka kontrak bulan Februari turun $8.20 di $1,880.90 per ons.

Pasar saham global turun dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah turun tajam pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Pasar bergetar memulai perdagangan di minggu yang pendek karena adanya hari libur, karena berita adanya jenis Covid – 19 yang baru yang lebih mudah menular yang terdeteksi dan menyebar dengan cepat di Inggris. Negara – negara di Eropa dengan cepat memberikan larangan berpergian ke dan dari Inggris. Berita ini datang pada saat dunia baru saja bernafas sedikit lega karena cepatnya pendistribusian vaksin Covid – 19. Jenis Covid – 19 yang baru ini telah menutupi persetujuan pada akhir minggu antara anggota kongres Demokrat dengan Republikan atas paket bantuan keuangan yang baru untuk orang – orang Amerika senilai $900 miliar.

Baca Juga :

Hal yang mendisrupsi pasar selanjutnya memulai minggu perdagangan yang baru adalah kegagalan Inggris dan Uni Eropa untuk mencapai kesepakatan Brexit yang mulus dan meleset dari tenggat waktu yang ditetapkan.

Indeks dolar AS naik tajam pada hari Senin karena permintaan safe-haven dan “rebound” setelah menyentuh kerendaha 2,5 tahun pada minggu lalu. Minyak mentah berjangka Nymex bulan Februari mengalami penurunan tajam dan diperdagangkan disekitar $47.00 per barel. Kedua hal kunci diluar pasar ini memberikan tekanan “bearish” terhadap pasar metal berharga.

“Support” terdekat menunggu di $1,875.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,859.00 dan kemudian $1,820.00. “Resistance” terdekat menunggu di $1,888.10 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,895.21  dan kemudian $1,912.00. Rifan Financindo.


Sumber : liputan 6

Senin, 21 Desember 2020

Rekomendasi Harga Emas 21 – 25 Desember 2020: Rally Sampai Natal?

 

PT Rifan Financindo - Mengakhiri tahun yang penuh dengan masalah pada tahun ini, harga emas kembali mengalami rally karena taruhan akan muncul lebih banyak stimulus pada minggu ini.

Harga emas berusaha untuk menembus level “resistance” psikologis di $1,900 per ons pada minggu lalu, meskipun masih belum berhasil. Emas berjangka kontrak bulan Februari diperdagangkan di $1,888.70 naik 2.5% dalam seminggu pada minggu lalu.

Emas mengalami kenaikan hampir $70 pada minggu lalu dengan Gubernur Federal Reserve AS, Jerome Powell menekankan bahwa bank sentral AS ini akan melanjutkan pembelian assets sampai  benar – benar selesai.

Baca Juga :

Target harga emas sampai Natal adalah mencapai $1,925.

Powell membuat semua menjadi jelas bahwa dia tidak mengantisipasi pengetatan apapun sampai 2013. Hal ini berarti Fed mengindikasikan kebijakan moneter yang mudah selama paling tidak dua tahun dan target inflasi yang flexible.

Dengan demikian emas tetap sangat konstruktif sampai ekonomi global mulai normal pada kuartal ketiga tahun depan.  Dari perspektif fiskal dan bank sentral, mereka akan terus akomodatif yang akan mengembangkan defisit dan memukul dolar AS. Hal ini akan konstruktif bagi metal berharga.

Agenda kunci pada minggu ini adalah fiskal stimulus AS dan Brexit.

Kongres AS hanya punya waktu beberapa jam untuk menghindarkan dari penutupan pemerintahan dan memfinalkan paket kelegaan coronavirus senilai $900 miliar. Sampai akhir minggu kemarin, pasar telah memperhitungkan paket stimulus senilai $900 miliar. Apabila lebih kecil dari ini akan berakibat negatip.

Agenda lain adalah negosiasi Brexit. Saat ini kemungkinan Inggris akan meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan adalah 50:50. Apabila lebih besar lagi kemungkinannya, maka hal ini akan negatip bagi metal berharga pada minggu ini.

Brexit yang tanpa kesepakatan akan menciptakan ketakutan dan ketidakpastian yang akan mendorong emas naik. Akan ada dislokasi keuangan antara London dengan Eropa. Hal ini menciptakan ketakutan dan orang – orang Eropa kemudian akan berbalik dan membeli emas.

Kenaikan harga emas akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,889.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1.900.00 dan kemudian $1,920.00. Sedangkan “support” terdekat menunggu di $1,880.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,877 dan kemudian $1,850.00. PT Rifan Financindo.

Suymber : Vibiznews

Jumat, 18 Desember 2020

Rekomendasi Harga Emas 18 Desember 2020: Naik Tajam Karena FOMC Fed & Stimulus AS

 

Rifanfinancindo - Harga emas berjangka naik tajam pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat. Harga emas membukukan ketinggian empat minggu. Metal berharga ini disebabkan oleh karena peneguhan kebijakan uang mudah dari Federal Reserve dan naiknya harapan akan paket stimulus yang baru bagi orang Amerika.

Dengan demikian pergerakan naik harga metal ini mengabaikan minat terhadap resiko yang lebih baik di pasar.

Emas berjangka kontrak bulan Februari naik $27.00 pada $1,886.00.

Baca Juga :



Pasar saham global kebanyakan naik pada perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik dan membuat rekor ketinggian yang baru, pada saat pembukaan perdagangan ses New York dimulai.

Minat terhadap resiko dari para trader dan investor minggu ini tetap tinggi, setelah pertemuan FOMC yang bersahabat  dan pandangan bahwa Kongres AS sedang bergerak mendekat kepada kesepakatan mengenai paket stimulus keuangan bagi orang Amerika.

The Fed tidak menambah skema pembelian obligasinya, sekalipun mengecewakan bagi yang sudah mengharapkan tindakan yang segera, namun Gubernur Jerome Powell mengulangi komitmennya untuk melakukan apa saja yang diperlukan dan menjamin untuk melanjutkan tingkat bunga yang rendah sampai 2023 dan dengan perpanjangan waktu QE. Di Washington para pembuat undang – undang sedang membuat kemajuan terhadap penandatanganan paket stimulus senilai $900 miliar. Berita ini membebani dolar AS yang safe – haven.

Selain itu harapan tinggi pada minggu ini bahwa Inggris dan Uni Eropa bisa mencapai kesepakatan mengenai Brexit yang mulus. Negosiator Uni Eropa dan Inggris tetap tutup mulut dan ini adalah tanda kemajuan yang positip.

“Resistance” terdekat menunggu di $1.900.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,910.00 dan kemudian $1,956.00. “Support” terdekat menunggu di $1,875.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,865.90 dan kemudian $1,820.00. Rifanfinancindo.


Sumber : Vibiznews

Kamis, 17 Desember 2020

Rekomendasi Harga Emas 17 Desember 2020: Momentum Naik?


Rifan Financindo - Harga emas naik pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat. Kenaikan metal berharga pada pertengahan minggu ini disebabkan oleh karena prospek akan ada lebih banyak likuiditas di pasar global yang memicu naiknya permintaan untuk metal. Kenaikan harga emas ini terjadi meskipun meningkatnya minat terhadap resiko di pasar.

Emas berjangka kontrak bulan Februari naik $6.20 per ons pada $1,861.60.

Pasar saham global kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik ke dekat rekor ketinggian baru – baru ini, pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Amerika Serikat dan negara lainnya telah membagikan vaksin Covid – 19 dengan cepat sehubungan dengan adanya harapan di depan di tengah kegelapan pandemik. Inggris dan Uni Eropa kelihatannya mendekati kesepakatan terhadap Brexit. Sementara anggota kongres di Demokrat dan Republikan kemungkinan mendekati kesepakatan terhadap paket stimulus keuangan untuk orang Amerika. Kedua belah pihak setuju untuk tidak meninggalkan Washington DC untuk liburan, sampai kesepakatan terjadi.

Baca Juga :

Kalender ekonomi yang dinantikan pada minggu ini adalah pertemuan  Federal Reserve’s Open Market Committee (FOMC), yang dimulai pada hari Selasa pagi dan berakhir pada Rabu malam dengan pernyataan dan konferensi pers.

Kenaikan selanjutnya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,869.50 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,879.80 dan kemudian $1,900.00. Sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,850.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut dengan ke $1,828.50 dan kemudian $1,800.00. Rifan Financindo.


Sumber : Vibiznews

Rabu, 16 Desember 2020

Rekomendasi Harga Emas 16 Desember 2020: Naik Meskipun Sentimen “Risk – ON”

https://www.vibiznews.com/wp-content/uploads/2014/06/gold-pixabay-1-696x456.jpg 

PT Rifan Financindo - Harga emas memperpanjang kenaikannya dan diperdagangkan pada ketinggian sesi setelah Federal Reserve New York melaporkan sentimen dari sektor manufaktur turun dari bulan sebelumnya. Empire State manufacturing survey’s general business conditions index turun dari angka dibulan November sebesar 6.3 menjadi sebesar 4.9 pada bulan Desember. Selain itu angka ini juga lebih buruk daripada yang diperkirakan.

Sebelum kenaikan karena buruknya angka Empire State manufacturing survey’s general business conditions index, harga emas telah lebih dahulu naik tajam pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat. Kenaikan harga emas sebelumnya disebabkan karena prospek akan ada lebih banyak likuiditas di pasar dan sebagian karena berita ekonomi yang bagus dari Cina memicu permintaan konsumen terhadap emas yang lebih baik. Kenaikan harga emas ini berlangsung ditengah – tengah meningkatnya minat terhadap resiko di pasar dari sejak awal minggu ini. Emas berjangka bulan Februari naik $20.30 per ons pada $1,852.40.

Baca Juga :

Pasar saham global kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik pada saat perdagangan sesi New York dimulai. Sentimen “risk – on” mengusai para trader dan investor pada awal minggu ini. Vaksin Covid – 19 AS yang pertama telah diberikan kepada para petugas kesehatan dan diharapkan bisa membalikkan gelombang pandemik yang terburuk selama lebih dari 100 tahun sejak Flu Spanyol pada tahun 1918. Kongres AS membuat kemajuan atas paket bantuan keuangan AS terhadap orang – orang Amerika senilai $748 miliar.

Kenaikan selanjutnya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,858.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,879.80 dan kemudian $1,900.00. Sedangkan “support” terdekat berada di $1,828.50 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,820.00 sebelum akhirnya tiba di $1,800.00. PT Rifan Financindo.


Sumber : Vibiznews

Selasa, 15 Desember 2020

Rekomendasi Harga Emas 15 Desember 2020: Turun Karena Naiknya Minat Terhadap Resiko


Rifanfinancindo - Harga emas berjangka turun pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat. Tekanan jual yang bekerja pada minggu perdagangan yang baru berasal dari mental para investor dan trader yang “risk-on” di pasar. Emas berjangka kontrak bulan Februari terakhir turun $14.70 per ons pada $1,828.80.

Pasar saham global kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik dengan solid ketika perdagangan sesi New York dimulai. Minat terhadap resiko dari trader dan investor besar, dengan vaksin Covid – 19 AS yang pertama bergulir pada awal minggu ini dan diharapkan akan bisa membalikkan gelombang dari pandemic yang telah merusak banyak bagian dari planet bumi ini selama berbulan – bulan. Kongres AS kelihatannya sudah mulai bangkit lagi dalam membicarakan paket bantuan Covid – 19 dan dilaporkan mendekat kepada kesepakatan atas ruang lingkup yang lebih kecil. Selain itu, laporan akhir minggu lalu mengatakan bahwa Inggris dan Uni Eropa memperpanjang tenggat waktu hari minggu untuk mendapatkan kesepakatan yang lengkap atas Brexit dengan mulus.

Baca Juga :

Penurunan harga emas lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,820.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,810.00 dan kemudian $1,800.00. Sementara kenaikannya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,845.60 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,850.00 dan kemudian $1,879.80. Rifanfinancindo.

Sumber : Vibiznews

Senin, 14 Desember 2020

Rekomendasi Harga Emas 14 – 18 Desember 2020: Bisakah Berakhir di $1,925?


Rifan Financindo - Emas menghadapi “resistance” kuat di $1,850. Apakah bisa ditembus dan bergerak ke $1,925 per ons minggu ini? Kemungkinan akan hal ini bisa saja terjadi, namun segala sesuatu bergantung kepada stimulus fiskal AS.

Emas sebagian besar tidak berubah pada minggu lalu, namun yang penting adalah metal berharga kuning ini tidak turun jauh dari “support” yang pernah bertahan lama di $1,850 per ons. Sekarang ini emas berhasil bertahan di level $1,839, yang berarti metal ini naik 20% dari awal tahun. Hal ini mengesankan mengingat emas telah memasuki masa konsolidasi beberapa bulan terakhir ini.

Sampai tahun ini, emas kemungkinan akan mengalami kenaikan, meskipun merupakan suatu proses yang lambat sampai pada akhir tahun dimana harga emas kemungkinan akan mengarah ke rentang harga diantara $1,850 – $1,900. Area antara $1,880 – $1,900 masih menjadi “resistance” kunci bagi emas.

Baca Juga :

Gambaran makro masih belum berubah. Sampai vaksin benar – benar ampuh dan terbagi dengan baik emas masih dalam keadaan yang baik untuk naik, khususnya dengan pencetakan uang kelihatannya akan diproses lagi. Setiap kali uang dicetak maka nilainya akan semakin berkurang. Itu sebabnya meningkat daya tarik terhadap emas.

Ada beberapa penggerak harga emas pada minggu ini, yaitu rekor kematian karena coronavirus di AS, stimulus fiskal, mandeknya Brexit, kebijakan dari pertemuan moneter Federal Reserve dan data makro ekonomi.

Stimulus fiskal AS masih mengudara. Perbedaan pendapat antara Demokrat dan Republikan bukan lagi disekitar jumlah yang akan dikeluarkan melainkan sekitar hutang bisnis dan bantuan negara bagian. Tekanan meningkat agar stimulus senilai $900 miliar diloloskan dengan kematian karena coronavirus sekarang sedang mencapai rekor ketinggian harian. Pada hari Kamis minggu lalu kematian dilaporkan sebanyak 2.902 orang, setelah sehari sebelumnya lebih tinggi lagi sebanyak 3.253 orang meninggal.  Kecepatan ini diperkirakan akan terus berlanjut sampai akhir bulan depan

Mandeknya negosiasi Brexit pada akhir minggu lalu menambah ketakutan yang memberikan keuntungan bagi emas. Pada saat emas berada pada level di bawah, pada $1,825 per ons dan ketika Boris Johnson mengumumkan bahwa Inggris kemungkinan akan meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan, harga emas segera mengalami kebangkitan. Keluarnya Inggris tanpa kesepakatan akan menciptakan sebagian isu keuangan antara Inggris dengan Uni Eropa pada tahun yang baru. Hal ini telah memicu kekuatiran dan menjadi katalisator bagi emas. Tenggat waktu saat ini untuk negosiasi akan berakhir pada hari Minggu, namun para ekonom tidak mengabaikan adanya perpanjangan dan bisa berlanjut pada minggu ini.

Event terbesar di Amerika Serikat pada minggu ini adalah pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve pada hari Rabu. Federal Reserve kemungkinan akan mempertahankan kecenderungan “dovish” dan terus menekankan perlunya dukungan fiskal secara berkelanjutan. The Fed akan tetap sangat akomodatif dan menekankan perlunya lebih banyak stimulus fiskal.

Setelah melewati $1,850, kenaikan harga emas akan berhadapan dengan “resistance” yang kuat di $1,900 dan $1,925. Penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,830 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,815 dan kemudian $1,800. Rifan Financindo.


Sumber : Vibiznews

 
Disclaimer: Semua informasi yang tersedia dalam blog ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan informasi yang terbaik, akan tetapi kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blog ini.

PT. Rifan Financindo Berjangka Surabaya
Wisma Bii Lt. 16 Jl. Pemuda 60-70 Surabaya 60271 Telp : 031-5349800(hunting), Fax : 031-5347800