English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kamis, 11 Januari 2018

Bursa Asia Lesu Imbas Wall Street Tertekan

Perdagangan Saham dan Bursa

Rifan Financindo - Sebagian besar bursa saham Asia tertekan pada perdagangan Kamis pekan ini. Hal ini mengikuti bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street yang melemah.

Selain itu, investor juga fokus terhadap rilis laporan keuangan perusahaan di Jepang. Demikian mengutip laman CNBC, Kamis (11/1/2018).Pada perdagangan saham Kamis ini, indeks saham Jepang Nikkei melemah 0,26 persen usai dolar Amerika Serikat (AS) cenderung tertekan terhadap yen.

Baca juga :


Sebagian besar eksportir termasuk produsen otomotif dan teknologi melemah pada awal perdagangan. Saham Toyota turun 1,51 persen, saham Honda susut 1,49 persen dan saham Sony tergelincir 0,05 persen.

Banyak investor juga menanti laporan keuangan perusahaan pada Kamis pekan ini. Dijadwalkan Uniqlo akan rilis laporan kuartalan yang berakhir November pada Kamis pekan ini. Saham Uniqlo naik 0,77 persen.

Di bursa saham Korea Selatan, indeks saham Kospi melemah 0,21 persen. Produsen chip membebani bursa saham Korea Selatan. Saham Samsung Electronics melemah 0,25 peren. Sedangkan SK Hynix naik 0,41 persen. Perusahaan bergerak di sektor otomotif dan manufaktur juga tertekan pada perdagangan Kamis pagi ini.

Saham Posco melemah 1,74 persen. Sedangkan Hyundai Steel turun 1,65 persen. Hyundai Motor melemah 1,29 persen.

Di bursa saham Australia, indeks saham Australia melemah 0,44 persen pada awal perdagangan. Sebagian besar sektor saham tertekan.

Sebuah laporan dari China sebagai pemegang obligasi terbesar AS mempengaruhi bursa saham. China dikabarkan berpotensi memperlambat dan mengurangi pembelian obligasi AS.

Sentimen tersebut menekan bursa saham AS atau wall street. Indeks saham Dow Jones melemah 0,07 persen ke posisi 25.369,13. Indeks saham S&P 500 dan Nasdaq susut untuk pertama kali pada 2018.

Kabar pengurangan pembelian obligasi AS oleh China juga menekan dolar AS. Indeks dolar AS pun kini diperdagangkan di kisaran 92,33. Terhadap yen, dolar AS berada di kisaran 111,40. Rifan Financindo.

Sumber : Liputan 6

0 komentar :

Posting Komentar

 
Disclaimer: Semua informasi yang tersedia dalam blog ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan informasi yang terbaik, akan tetapi kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blog ini.

PT. Rifan Financindo Berjangka Surabaya
Wisma Bii Lt. 16 Jl. Pemuda 60-70 Surabaya 60271 Telp : 031-5349800(hunting), Fax : 031-5347800