English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Selasa, 10 Desember 2019

Rupiah Selasa Pagi Menguat ke Rp13.995/USD; Dollar Asia Bertahan Setelah Terkoreksi




Rifanfinancindo - Dalam pergerakan pasar uang Selasa pagi ini (10/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau kembali perkasa, sementara dollar AS di pasar Asia bertahan setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini menguat 0,14% ke level Rp 13.995 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.015.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 13.995, kemudian bergerak stabil ke Rp13.995, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 13.995. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar tampak stabil di pasar uang Asia setelah sedikit terkoreksi di tengah investor yang cemas memperhatikan perkembangan negosiasi dagang.


Baca Juga :
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini bertahan ke level 97,63, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,64.

Sementara itu, IHSG Selasa di sesi pertama, terpantau melompat 0,11% atau 7,265 poin ke level 6.200,074, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah di tengah rilis data inflasi China yang melonjak.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini tetap melemah, dengan dollar di pasar Asia agak flat setelah terkoreksi. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 13.968 – Rp 14.100. Rifanfinancindo.


Sumber : Vibiznews

Senin, 09 Desember 2019

Rupiah Senin Pagi Perkasa ke Rp14.018/USD; Dollar Asia Bertahan Setelah Rebound


 

Rifan Financindo - Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Senin pagi ini (9/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau tambah perkasa, sementara dollar AS di pasar Asia bertahan rebound di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini menguat 0,14% ke level Rp 14.018 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.038.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.005, kemudian bergerak lemah ke Rp14.018, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.018. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar tampak agak stabil di pasar uang Asia setelah rebound dari tekanan downtrend selama 6 hari sebelumnya.


Baca Juga :
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini stabil di level 97,71, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,70.

Sementara itu, IHSG Senin di sesi pertama, terpantau melompat 0,32% atau 19,503 poin ke level 6.206,371, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat mengikuti Wall Street yang menanjak akhir minggu lalu.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini tetap melemah, dengan dollar di pasar Asia agak flat setelah rebound. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 13.995 – Rp 14.100. Rifan Financindo.


Sumber : Vibiznews

Jumat, 06 Desember 2019

Keuntungan Bursa Amerika Menyusut Meski Data Ekonomi Optimis



PT Rifan Financindo - Menyusul rebound yang terlihat di sesi sebelumnya, pergerakan bursa saham Amerika yang berakhir pada Jumat (06/12) terpantau kurang arahan jelas. Indeks utama bursa sepanjang perdagangan  bolak-balik melintasi garis yang tidak berubah dengan posisi akhir sedikit lebih tinggi.

Indeks Dow Jones naik tipis 28,01 poin atau 0,1 persen menjadi 27.677,79, indeks Nasdaq merayap naik 4,03 poin atau 0,1 persen menjadi 8.570,70 dan indeks S&P 500 naik 4,67 poin atau 0,2 persen menjadi 3.117,43.

Kinerja yang kurang menguntungkan di Wall Street ini terjadi karena investor tampaknya enggan untuk membuat langkah lebih signifikan menjelang rilis laporan pekerjaan bulanan Departemen Tenaga Kerja AS yang akan dipublish malam ini seperti NFP dan unpleymont rate. Terkait data tersebut, ekonom memperkirakan pekerjaan meningkat 180.000 pekerjaan pada November setelah naik 128.000 pekerjaan pada Oktober, sementara tingkat pengangguran diperkirakan akan bertahan di 3,6 persen.

Baca Juga :

Sehari menjelang rilis laporan tersebut, Departemen Tenaga Kerja AS merilis laporan penting semalam yang menunjukkan penurunan tak terduga dalam klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran AS di minggu yang berakhir 30 November. Laporan itu mengatakan klaim pengangguran awal merosot ke 203.000, penurunan 10.000 dari tingkat yang tidak direvisi minggu sebelumnya 213.000.

Ini merupakan kejutan bagi para ekonom, yang mengharapkan klaim pengangguran naik menjadi 215.000 dan  klaim pengangguran turun ke level terendah sejak mencapai 193.000 pada pekan yang berakhir 13 April.

Laporan terpisah dari Departemen Perdagangan juga menunjukkan defisit perdagangan AS menyusut pada bulan Oktober di tengah penurunan nilai impor yang mencolok. Defisit nenyusut  menjadi $ 47,2 miliar pada Oktober dari revisi $ 51,1 miliar pada September. Penurunan defisit terjadi akibat nilai impor turun 1,7 persen menjadi $ 254,3 miliar, sementara nilai ekspor turun 0,2 persen menjadi $ 207,1 miliar.

Sentimen perdagangan juga dipengaruhi oleh berita politik dalam negeri AS dimana Partai Demokrat Berita  bergerak maju dengan menyusun artikel tentang impeachment terhadap Presiden Donald Trump selain adanya laporan Wall Street Journal yang mengindikasikan AS dan China berselisih mengenai ukuran pembelian pertanian China.

Untuk pergerakan secara sektoral, sebagian besar sektor utama mengakhiri hari dengan hanya menunjukkan pergerakan sederhana, berkontribusi pada penutupan yang lesu. Saham sektor perumahan menunjukkan pergerakan kuat,  dengan indeks Sektor Perumahan Philadelphia naik 1 persen. Demikian juga untuk saham emas dan perangkat keras komputer bergerak cukup kuat, namun saham energi dan ritel bergerak ke sisi negatifnya. PT Rifan Financindo.


Sumber : Vibiznews

Kamis, 05 Desember 2019

Rupiah Kamis Pagi Menguat ke Rp14.095/USD; Dollar Global di Sekitar 1 Bulan Terendahnya






 

Rifanfinancindo - Dalam pergerakan pasar uang Kamis pagi ini (5/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound, sementara dollar AS di pasar Asia masih turun setelah melorot 5 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini menguat 0,07% ke level Rp 14.095 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.105.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.100, kemudian bergerak kuat ke Rp14.093, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.095. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar tampak agak turun di pasar uang Asia setelah tergerus signifikan dalam 5 hari terakhir ke level 1 bulan terendahnya oleh ketidakjelasan situasi perang dagang.

Baca Juga :
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini turun ke level 97,57, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,60.

Sementara itu, IHSG Kamis di sesi pertama, terpantau rebound kuat 0,66% atau 40,148 poin ke level 6.152,430, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat berupaya bangkit sekalipun pasar masih tidak jelas kelanjutan hasil pembicaraan dagang.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini balik melemah, dengan dollar di pasar Asia turun tipis setelah terus tergerus. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 14.075 – Rp 14.135. Rifanfinancindo.


Sumber : Vibiznews

Rabu, 04 Desember 2019

Rupiah Rabu Pagi Melemah ke Rp14.122/USD; Tensi Dagang Baru Menekan Dollar Asia


Rifan Financindo - Dalam pergerakan pasar uang Rabu pagi ini (4/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau kembali melemah, sementara dollar AS di pasar Asia stabil setelah melorot 4 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,12% ke level Rp 14.122 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.105.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.110, kemudian bergerak lemah ke Rp14.130, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.122. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar tampak agak flat di pasar uang Asia setelah tergerus signifikan dalam 4 hari terakhir oleh data manufaktur AS yang lemah dan tensi front perang dagang baru.

Baca Juga :


Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini stabil di level 97,72, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,73.

Sementara itu, IHSG Rabu di sesi pertama, terpantau terkoreksi 0,29% atau 17,803 poin ke level 6.116,652, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah setelah Trump menyatakan kemungkinan tertundanya deal dagang dengan China.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini balik menguat, dengan dollar di pasar Asia turun tipis setelah terus tergerus. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 14.075 – Rp 14.135. Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

Selasa, 03 Desember 2019

Rupiah Awal Pekan Ditutup Melemah ke Rp14.125/USD; Berlawanan dengan IHSG yang Melejit


PT Rifan Financindo - Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Senin sore ini (2/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau masih melemah, sementara dollar AS di pasar Eropa berupaya rebound perlahan setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,14% ke level Rp 14.125 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.105.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka stabil ke Rp 14.105, kemudian bergerak lemah ke Rp14.133, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.125. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar tampak rebound teknikal di pasar uang Eropa setelah terkoreksi, didukung oleh data manufaktur China yang solid menekan mata uang safe haven yen.
 
Baca Juga :

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini naik ke level 98,33, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,27.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi, terpantau menguat tajam 1,97% atau 118,225 poin ke level 6.130,055, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat oleh rilis data manufaktur China yang melampaui ekspektasi.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini terus menguat, dengan dollar di pasar Eropa menanjak setelah terkoreksi. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 14.075 – Rp 14.135. PT Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

Senin, 02 Desember 2019

Rupiah Senin Pagi Melemah ke Rp14.120/USD; Dollar Asia Rebound Teknikal



Rifan Financindo - Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Senin pagi ini (2/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau lanjut melemah, sementara dollar AS di pasar Asia berupaya rebound setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,11% ke level Rp 14.120 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.105.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka stabil ke Rp 14.105, kemudian bergerak lemah ke Rp14.120, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.120. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar tampak rebound teknikal di pasar uang Asia setelah terkoreksi di tengah harapan akan deal-nya negosiasi perdagangan AS – China.

Baca Juga :
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke level 98,32, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,27.

Sementara itu, IHSG Senin di sesi pertama, terpantau menguat 0,39% atau 23,330 poin ke level 6.034,852, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat oleh rilis data manufaktur China yang melampaui ekspektasi.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini terus menguat, dengan dollar di pasar Asia menanjak setelah terkoreksi. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 14.075 – Rp 14.135. Rifanfinancindo.


Sumber : Vibiznews

 
Disclaimer: Semua informasi yang tersedia dalam blog ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan informasi yang terbaik, akan tetapi kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blog ini.

PT. Rifan Financindo Berjangka Surabaya
Wisma Bii Lt. 16 Jl. Pemuda 60-70 Surabaya 60271 Telp : 031-5349800(hunting), Fax : 031-5347800