English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kamis, 05 Juni 2014

Mau Bikin Artikel R25 Belum Banyak Data, yang Ada Data Terbaru Justru All New CBR250

r25 vs cbr250

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan Sesuatu yang baru memang sangat menarik untuk dibicarakan, begitu pula untuk dijadikan artikel. 
Maksud hati ingin menulis artikel mengenai jagoan baru yamaha YZF R25, sayang informasi yang tersedia masih minim dan blur, baik dari rasio transmisi, kurva torsi-power dan hasil test-ride nya. 

Lha kok yang ada malah all new CBR 250, ya sudah diniatin untuk membuat artikelnya, nggak apa-apa ya bro sekalian, kan all nwe cbr250r juga masih baru, meskipun revisi dari yang sebelumnya.

Ada beberapa artikel menarik yang rencananya ingin ane buat terkait dengan all new cbr250r ini. 

Akan tetapi sepertinya membutuhkan effort yang lumayan berat, kira-kira mana yang enak ditulis duluan dari artikel-artikel ini bro ?
  1. Rahasia Performa All New CBR 250, Tambah Tenaga Tapi Tambah Irit, Kok Bisa ???
  2. Rahasia All New CBR250 Mampu Mengalahkan Z250SL di Sentul
  3. Rider Motor Sport 250cc Juga Berhemat Bahkan Pelit
Yang mana dulu nih, yang paling renyah untuk ditulis duluan ?

Terimakasih atas masukannya, wassalamu’alaikum wR wB

Sumber : Moto Gokil

Emas Batangan Antam Flat, Emas Shanghai Terus Melemah


Harga emas batangan yang di perdagangkan di butik emas Jakarta hari ini (5/6) terpantau tidak ada perubahan dengan harga perdagangan kemarin yang sudah dinaikkan Rp.1000 dari perdagangan sebelumnya. Antam tidak menaikkan harga jualnya melihat pergerakan harga emas di pasar komoditi global yang menurun.

Selain sentimen dari pasar global juga dipengaruhi sentimen negatif dari pelemahan Rupiah yang membuat Antam tidak turunkan harga ikuti arahan pasar global namun hanya mempertahankan harganya. Hingga perdagangan kemarin kurs Rupiah tertekan dengan kurs mata uang  seperti dolar AS dan Euro.

Perdagangan emas di pasar komoditi global dinihari tadi ditutup melemah kurang lebih 0,10% ke tingkat harga $1.244,3/t oz  untuk harga emas berjangka sedangkan untuk emas spot mengalami pelemahan sekitar $1,20 ke posisi $1.243,65 yang /t oz yang disebabkan melemahnya permintaan akan logam mulia. 

Antam menjual  minted bars ukuran 1 gram  seharaga  Rp.528.000 dan harga buybacknya Rp.468.000 per gramnya. Untuk ukuran minted bars lainnya  seperti ukuran 10 gram harga jualnya  Rp.494.000/gr menjadi Rp.4.940.000, dan ukuran 5 gram harga jualnya Rp.499.000 per gramnya.

Untuk  harga emas di pasar Asia terpantau dibuka menguat tipis dari penutupan emas sesi Amerika ke harga 1243,85 USD/oz t. Namun untuk emas berjangka khususnya di bursa Shanghai emas kontrak bulan Juli melemah 0,20 RMB ke kisaran 251,80 RMB.

Dan menurut analis Vibiz research dari Vibiz Consulting, harga emas hari ini akan melanjutkan pergerakannya yang sideways namun berpotensi melemah dilihat secara teknikal emas bergerak area tengah bolinger bawah 20 di dikisaran 1242.75-1244.05.  Kondisi ini disebabkan menguatnya kurs dolar AS pasca data ISM Non Manufacturing yang dirilis meningkat.

Sumber : Vibiznews

Rabu, 04 Juni 2014

Esa pada Sila Pertama Bukan Berarti Satu

Selama ini kita memaknai sila pertama Pancasila "Ketuhanan yang Maha Esa" sebagai pengakuan pada Tuhan yang Satu. Namun apa arti sesungguhnya Esa?

Nyatanya kata "Esa" yang diambil dari bahasa Sanskrit (Sanskerta) tidak mengartikan tunggal, atau satu. 

Kata satu dalam bahasa sansekerta adalah EKA , bukan ESA. Lihat saja di semboyan Bhinneka Tunggal IKA. Bukan Bhinneka Tunggal ESA





Esa itu tidak sama dengan Eka.
Esa itu adalah kata ambilan dari bahasa Sanskrit yang bentuk kata bendanya adalah Etad artinya Suchness, as this, as it is.  Untuk lebih jelasnya, bisa lihat di link berikut: http://sanskritdictionary.org/esa

Maka, bagaimana kita memaknai kata "Esa" pada sila pertama? Mengapa para pendiri bangsa secara SADAR menggunakan kata tersebut dan bukan "Eka"?

Sekiranya, pidato Soekarno di bawah ini bisa menjelaskan hal tersebut.

Prinsip yang kelima hendaknya: Menyusun Indonesia Merdeka dengan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa.

Prinsip Ketuhanan! Bukan saja bangsa Indonesia bertuhan, tetapi masing-masing orang Indonesia hendaknya bertuhan Tuhannya sendiri. Yang Kristen menyembah Tuhan menurut petunjuk Isa al Masih, yang Islam bertuhan menurut petunjuk Nabi Muhammad s.a.w., orang Buddha menjalankan ibadatnya menurut kitab-kitab yang ada padanya. Tetapi marilah kita semuanya ber-Tuhan. Hendaknya negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya dapat menyembah Tuhannya dengan cara yang leluasa. Segenap rakyat hendaknya ber-Tuhan secara kebudayaan, yakni dengan tiada "egoisme-agama". Dan hendaknya Negara Indonesia satu Negara yang bertuhan!

Marilah kita amalkan, jalankan agama, baik Islam, maupun Kristen, dengan cara yang berkeadaban. Apakah cara yang berkeadaban itu? Ialah hormat-menghormati satu sama lain.

Nabi Muhammad s.a.w. telah memberi bukti yang cukup tentang verdraagzaamheid, tentang menghormati agama-agama lain. Nabi Isa pun telah menunjukkan verdraagzaamheid. Marilah kita di dalam Indonesia Merdeka yang kita susun ini, sesuai dengan itu, menyatakan: bahwa prinsip kelima dari pada Negara kita, ialah Ketuhanan yang berkebudayaan, Ketuanan yang berbudi pekerti yang luhur, Ketuhanan yang hormat-menghormati satu sama lain. Hatiku akan berpesta raya, jikalau saudara-saudara menyetujui bahwa Negara Indonesia Merdeka berazaskan Ketuhanan Yang Maha Esa!


Memahami ke-Esa-an Tuhan
Bangsa Indonesia yang berdasar Pancasila terbentuk dengan kekayaan budaya, bahasa, suku, serta agama/kepercayaan. Sehingga, negara yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa berarti negara mengakui setiap orang mempercayai keberadaan Tuhan-nya sesuai apa yang di-imani.


Dan Ketuhanan Yang Maha Esa artinya adalah Tuhan as it is. Tuhan dalam diriNya sendiri. Bukan "Tuhan" sebagai obyek akal kita. Tentu berbeda antara menyikapi Tuhan-as-it-is dengan Tuhan-as-obyek-akal. Kesemena-menaan dan kekerasan itu timbul karena SI OKNUM menganggap pengertian-akal-anda-tentang-Tuhan adalah Tuhan itu sendiri, sehingga mengabsolutkan pemahaman sekte SI OKNUM.

Jadi bisa kita simpulkan disini bahwa pihak yang menolak KeMaha-Esaan Tuhan adalah pihak yang semena-mena memaksakan pengertian Tuhan menurut kelompoknya sendiri, mengingkari keberagaman apa yang hadir mendunia as it is.



Mengapa Esa berubah makna?
Indikasi perubahan arti Esa sebagai "Satu" atau "Tunggal" kemungkinan pada masa pemerintahan Orde Baru. Pergeseran arti juga terjadi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

esa num tunggal; satu;-- hilang, dua terbilang, pb berusaha terus dng keras hati hingga maksud tercapai; berbilang dr -- , mengaji dr alif, pb melakukan sesuatu hendaknya dr permulaan;

beresa-esaan /ber·e·sa-e·sa·an/ v 1 cak berada seorang diri saja; 2 merasa lengang;

mengesakan /meng·e·sa·kan/ v menjadikan (menganggap) satu: ~ Tuhan (mengakui bahwa Tuhan hanya satu);

keesaan /ke·e·sa·an/ n sifat yg satu: ~ Tuhan





Setelah membaca artikel ini, semoga wawasan kita bertambah. Serta menyadari, para pendiri bangsa mengerti begitu banyaknya kepercayaan di Nusantara ini. Pancasila adalah pemersatu.

Ketika kita menyebut pendiri bangsa, tidak hanya Soekarno-Hatta, atau BPUPKI, melainkan juga para ulama, kyai, pendeta, pastor, yang memberi sumbang saran selama masa pra-kemerdekaan.

Bagi umat Islam, atau agama lain hendaknya memahami tenggang rasa, tepo seliro terhadap kepercayaan lain. Tetap berpegang pada inti pemahaman: Lakum Dinukum Waliyadin'.  Pemaksaan kehendak dan mememberi label kafir bukanlah hak kita sebagai manusia, hanya Allah SWT yang punya wewenang.

----------------------
Artikel ini bersumber dari sebuah thread di kaskus. Sekiranya juga menjadi pengingat pada Hari Lahir Pancasila 1 Juni, serta keprihatinan apakabardunia terhadap kekerasan rasis yang terjadi di beberapa daerah belakangan ini.



Sumber: Apa Kabar Dunia

Telah Tersertifikasi, Samsung Galaxy S5 Prime Segera Meluncur?


Rumor mengenai Samsung Galaxy S5 Prime kembali beredar. Kali ini dikabarkan bahwa handset dengan nomer model SM-G906 ini telah memperoleh sertifikasi dari pihak otoritas Korea Selatan, RRA.

Dari RRA diketahui bahwa SM-G906 memiliki 3 model berbeda yang diujicoba dan kesemuanya telah disetujui. Model G906S, G906K dan G906L tersebut sekarang telah diperbolehkan dijual di Korea Selatan. Dari namanya, seri S sepertinya akan dijual oleh operator SKT, sementara K oleh KT dan L untuk operator U+.

Tak ada informasi mengenai spesifikasi G906 ini. Namun demikian rumor sebelumnya menyebutkan Galaxy S5 Prime akan memakai layar 5,2 inci QHD, chip Snapdragon 805, dan RAM 3GB. Galaxy S5 Prime disebut-sebut akan rilis bulan Juni ini.

via GSMArena


Sumber : Teknoup

Honda Rilis NM4 Vultus Minggu Depan di Jepang


 
Tokyo -Honda kembali membuat gebrakan di tanah kelahirannya Jepang dengan mengumumkan mulai menjual skutik NM4 Vultus minggu depan. Honda NM4 Vultus adalah skutik masa depan dengan bentuk futuristik di setiap sudut bodinya.

Dilansir berbagai situs luar, Selasa (3/6/2014) Honda akan mulai memasarkan NM4 Vultus pada 10 Juni mendatang.

Dipastikan Honda, NM4 Vultus yang dipasarkan adalah generasi kedua atau disebut NM4-02. Dari segi desain agak sedikit berubah dari model yang debut di Maret 2014, namun tetap mementingkan kenyamanan pengendara. Dan juga tak lepas dari gaya anime dan manga yang menjadi ciri khas animasi Jepang yang akrab disebut 'Japanimation'.

Skutik futuristik ini mengusung mesin kapasitas 745cc 2 silinder. Mesin ini tersemat teknologi Dual Clutch Transmission (DCT) yang mampu memberikan kenikmatan berkendara karena sistem transmisi otomatisnya ada mode semi otomatis.

Ada tombol N, S, D dan juga tombol +/- untuk memilih pengoperasian manual.

Tapi untuk tombol D (Driver) ini merupakan mode full otomatis sedangkan S (Sport) untuk perpindahan gigi secara manual. Oleh Honda mesin ini menggunakan teknologi rendah gesekan akibat sudut kemiringannya agak ke depan dan menciptakan ruang dan pusat gravitasi rendah. Teknologi lain pada skutik ini adalah sistem pengereman ABS pada pelek ukuran 17 dan 18 inci.

Untuk penggemar turing terbantu dengan bagasi 7,5 liter. Berapa harganya? Belum ada informasi dari dari pihak Honda.

Sumber : Detik Oto

Emas Batangan Antam Naik Lagi, Emas Asia Menguat Terbatas



Emas batangan yang diperdagangkan Antam hari ini (4/6) mengalami peningkatan harga setelah perdagangan sebelumnya perseroan ini menaikkan harga jual dan buyback emasnya Rp.1000 pasca pelemahan Rupiah kemarin (3/6). Kenaikan harga emas pagi ini juga dipengaruhi pergerakan harga emas global yang rebound.

Perdagangan emas di pasar komoditi global dinihari tadi ditutup menguat menguat sebesar 0,10% ke tingkat harga $1.244,8/t oz atau naik $1,27/t oz yang disebabkan melemahnya perdagangan bursa saham AS.Demikian juga dengan harga emas berjangka mengalami kenaikan 0,08%  untuk kontrak bulan Agustus.

Antam kembali menaikkan Rp.1000 untuk harga jual dan buyback emas batangannya, sehingga minted bars ukuran 1 gram  dijual Rp.528.000 dan harga buybacknya Rp.468.000 per gramnya. Untuk ukuran minted bars lainnya  seperti ukuran 5 gram harga jualnya  Rp.494.000/gr menjadi Rp.4.940.000. Untuk harga ukuran lainnya dapat dilihat dibawah ini.
 
Gram    Price/Bar    Price/Gr
500 244.300.000   488.600
250 122.250.000   489.000
100 48.950.000   489.500
50 24.500.000   490.000
25 12.275.000   491.000

Demikian juga harga emas di pasar Asia terpantau menguat tipis, harga emas spot dibuka lebih tinggi dari penutupan emas sesi Amerika ke harga 1244,75 USD/oz t. Hal serupa  juga terjadi pada pergerakan harga emas berjangka khususnya di bursa Shanghai yang menguat tipis  0,35 RMB ke kisaran 251,70 RMB.

Dan menurut analis Vibiz research dari Vibiz Consulting, pergerakan harga emas hari ini akan konsolidasi  dan berpotensi positif, secara teknikal emas bergerak dikisaran 1242.50-1247.50 dengan bolinger 11 dan jika tembus kisaran 1248.00-1249.00, maka emas berpeluang naik ke bolinger tengah 11. Dan jika kisaran tersebut tidak tembus, maka emas bergerak  melemah menuju kisaran 1238.00-1242.00 sebagai range support kuatnya. 

Sumber : Vibiznews

Joel/Journalist/VM/VBN
Editor : Jul Allens

Selasa, 03 Juni 2014

Misteri Hilangnya Ratusan Kepala Arca di Candi Borobudur

Di balik kemegahan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sejatinya masih tersimpan misteri. Terutama terkait hilangnya kepala-kepala arca Buddha yang hingga kini belum ditemukan.

Catatan Balai Konservasi Borobudur (BKB), dari 504 arca Buddha yang ada di candi peninggalan Wangsa Syailendra abad ke-8 itu, terdapat sebanyak 248 arca yang kini dalam kondisi tanpa kepala.

Kepala Seksi Pelayanan Konservasi BKB Iskandar M Siregar mengungkapkan bahwa BKB masih menyimpan 57 kepala arca yang belum dipasang. Sebanyak 52 buah di antaranya dalam kondisi utuh, sedangkan lima sisanya dalam kondisi rusak.




"Sejak dilakukan pemugaran oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1907, kepala-kepala arca yang kami simpan itu sudah ada," ungkap Iskandar kepada Kompas.com.

Pihak BKB sendiri, kata Iskandar, tidak dapat memastikan letak keberadaan kepala-kepala arca yang hilang tersebut.

BKB hanya dapat menduga apakah kepala-kepala arca tersebut memang hilang sejak sebelum dipugar, hilang karena dicuri, masih terpendam di kawasan sekitar candi, ataukah sudah berpindah tangan ke pihak lain.

"Kami pun tidak dapat memastikan apakah dari 248 arca Buddha yang tanpa kepala itu memang ada kepala pasangannya atau dahulu nenek moyang kita belum selesai membuatnya hingga utuh. Karena selain tanpa kepala, sejumlah arca juga ada yang tidak ada tangannya dan beberapa bagian tubuh lainnya," papar Iskandar.

Iskandar mengatakan, BKB tidak mempunyai kegiatan yang khusus untuk mencari kepala-kepala arca itu. Pihaknya hanya menunggu informasi dari masyarakat dan pihak-pihak yang mengetahui keberadaannya.

Informasi terbaru, ungkap Iskandar, pada tahun 2013 BKB mendapat laporan bahwa ada lima kepala arca Buddha dimiliki oleh seorang kolektor di Paris, Perancis.

Ada pihak yang kemudian mengirimkan foto-foto kepala arca yang diduga kepala arca Buddha Candi Borobudur itu ke pihak BKB.

Namun setelah diteliti, disimpulkan bahwa kepala arca itu bukan merupakan kepala arca candi Borobudur karena memiliki ciri-ciri yang berbeda.

"Secara sekilas kepala arca yang dimiliki seorang kolektor di Paris itu memang mirip dengan kepala arca di Borobudur, namun setelah kami teliti ternyata ada bagian-bagian yang tidak sama, seperti ciri rambut, bentuk alis, bibir serta bentuk kepala yang berbeda dengan yang ada di Candi Borobudur," urainya.

Kemudian pada tahun 2009, lanjutnya, seorang warga menemukan dua kepala arca di Dusun Mendalan, Desa Tanjungsari, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Pada tahun 2012, satu kepala dipasang di badan arca pasangannya di Candi Borobudur, dan satu kepala lainnya baru dapat dipasang pada 13 Mei 2013 lalu.

"Butuh waktu yang tidak singkat untuk bisa memasang kepala arca ke badannya. Karena harus diteliti dengan cermat, mulai dari bekas 'luka' di badan arca dengan yang tersisa di leher kepala hingga kesesuaian struktur batunya. Satu per satu kepala itu dicocokkan dengan yang ada di candi Borobudur. Minimal satu tahun bisa diketahui," ujarnya.

Setelah cocok, kata Iskandar, kepala baru dapat dipasang. Prosesnya pun tidak sembarangan. Karena butuh tim khusus yang yang sudah ahli serta peralatan yang khusus pula. Seperti lem khusus untuk jenis batu seharga Rp 3 juta per kaleng dan pengait antara kepala arca dengan badan (angkur) yang terbuat dari fiber buatan Jerman.

"Kebetulan ada arkeolog dari Jerman yang membawakan angkur itu untuk kami, di Indonesia kami belum menemukan," ujar Iskandar.

Kepala dan badan arca dibor kemudian dipasangi anchor dari bahan serat fiber.
TEMPO/Suryo Wibowo

Kendati tidak ada upaya khusus pencarian kepala-kepala arca, katanya, secara umum pihaknya rutin melakukan survei maupun ekskavasi (penggalian) di sejumlah titik di kawasan sekitar candi Borobudur yang diperkirakan terpendam situs-situs candi purbakala.

Kawasan tersebut telah dipetakan oleh BKB menjadi kawasan stategis nasional (KSN). Terbagi menjadi lima zona, meliputi zona 1 (zona pelestarian candi), zona II (taman wisata, laboratorium), zona III (permukiman, persawahan, toko cendera mata), zona IV (panorama sejarah), dan zona V (taman arkologi nasional).

Iskandar menyebutkan, zona terjauh atau zona V berada di radius maksimal lima kilometer dari zona I (Candi Borobudur). Kawasan itu termasuk di daerah Kecamatan Borobudur, Mungkid, dan sebagian wialyah Daerah Istimewa Yogyakarta.


Borobudur dimasa keeemasan Dinasti Syailendra


Kepala Arca Buddha Dikembalikan ke Candi Borobudur

Balai Konservasi Borobudur (BKB) mengembalikan satu kepala arca Buddha di lantai tiga sisi selatan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Kepala Balai Konservasi Borobudur (BKB) Marsis Sutopo, di Magelang, mengatakan arca kepala Buddha tersebut ditemukan oleh Kasri (55), warga Dusun Tanjungsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang pada 16 Desember 2009 lalu.


TEMPO/Suryo Wibowo

Berbagai kepala arca Sang Buddha tersimpan di lemari penyimpanan milik Balai Konservasi Borobudur di Candi Borobudur, kabupaten Magelang, Jawa Tengah, (13/5/2014). Kepala arca Sang Buddha yang sebelumnya hilang telah ditemukan oleh Kasri, warga Tanjungsari, Borobudur pada 2010.

Menurut dia, waktu itu Kasri menemukan lima benda purbakala saat membuat pondasi rumah, dua di antaranya merupakan arca kepala Buddha. Tim Balai Konservasi kemudian melakukan penelitian untuk menemukan badan arca yang cocok. Ia mengatakan, satu kepala arca lainnya sudah dipasang pada tahun 2011 lalu.

"Berdasarkan penelitian kami, kepala arca Buddha itu cocok dengan bagian badan arca di Candi Borobudur," katanya.

Kepala Seksi Layanan Konservasi Balai Konservasi Borobudur, Iskandar M. Siregar, mengatakan, berdasar hasil penelitian BKB diketahui jenis batuan kepala arca Buddha yang ditemukan di Desa Tanjungsari sama dengan jenis batuan arca di Borobudur.

Dua orang petugas Balai Konservasi Borobudur mengangkut kepala arca Buddha yang sebelumnya hilang
menuju lokasi pemasangan di Candi Borobudur, kabupaten Magelang, Jawa Tengah, (13/5/2014). 
TEMPO/Suryo Wibowo

Ia menyebutkan, Candi Borobudur memiliki 504 arca Buddha, dari jumlah tersebut sebanyak 247 di antaranya tidak memiliki kepala. Untuk mencari keberadaan kepala arca Buddha, BKB hanya mengandalkan temuan-temuan di masyarakat.

Ia mengatakan, BKB tidak melakukan upaya pencarian karena keberadaan arca Buddha tidak diketahui.

"Kami melakukan sosialisasi ke masyarakat agar jika menemukan arca Buddha menyerahkannya ke BKB. Penemunya akan diberikan imbalan sesuai kajian tim," katanya.

Koordinator Pokja Kajian BKB Nahar Cahyandaru menambahkan pihaknya menggunakan teknik khusus agar kepala arca Buddha bisa dipasang kuat dan tidak mudah lepas terkena gempa. Yakni kepala dan badan arca dibor kemudian dipasangi anchor dari bahan serat fiber.

Petugas Balai Konservasi Borobudur mengangkat kepala arca Buddha 
yang sebelumnya telah dicuri di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, (13/5/2014). 
TEMPO/Suryo Wibowo


Seorang petugas restorasi mengebor badan arca Buddha 
untuk memasang anker di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. 
TEMPO/Suryo Wibowo


Petugas restorasi patung mengoleskan lem di bagian leher arca Buddha di Candi Borobudur.
TEMPO/Suryo Wibowo


Petugas restorasi patung mengoleskan lem di bagian leher arca Buddha di Candi Borobudur. 
TEMPO/Suryo Wibowo


Candi Borobudur masih menyimpan misteri, terutama terkait hilangnya kepala-kepala arca Buddha 
yang hingga kini belum ditemukan (Dwi Oblo/National Geographic Indonesia)
 

 
Disclaimer: Semua informasi yang tersedia dalam blog ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan informasi yang terbaik, akan tetapi kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blog ini.

PT. Rifan Financindo Berjangka Surabaya
Wisma Bii Lt. 16 Jl. Pemuda 60-70 Surabaya 60271 Telp : 031-5349800(hunting), Fax : 031-5347800