English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kamis, 18 November 2021

Naik karena Banyak Pembeli di Bawah Masuk.

 PT Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka - Harga emas naik pada awal perdagangan sesi AS hari Rabu. Para pembeli emas yang membuat harga emas naik, masuk membeli posisi baru di harga bawah ketika harga emas sempat turun. Ini menunjukkan pasar yang kuat. Emas sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi tetap menjadi elemen bullish utama di pasar pada saat ini.

Harga emas bertahan di ketinggiannya dengan munculnya data perumahan AS, home construction, yang melemah pada bulan lalu. Housing Starts AS turun 0.7% ke 1.52 juta unit pada bulan lalu. Data ini lebih lemah dari yang diperkirakan sebesar 1.58 juta unit.

Emas berjangka kontrak bulan Desember naik $11.80 ke $1,865.60 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Desember naik $0.271 ke $25.205 per ons.

Baca Juga :

Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah bervariasi pada saat perdagangan sesi New York dimulai. Fokus para trader saham masih tetap pada laporan penghasilan perusahaan yang bagus-bagus.

Selain itu, belanja liburan sedang datang yang membuat para investor dan pebisnis berada pada sentimen yang baik. Meskipun demikian, pasar sedang berhenti sejenak karena kekutiran akan inflasi dan keprihatinan akan naiknya kembali kasus Covid – 19, di Asia dan Eropa.

“Support” terdekat menunggu di $1,851 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,835 dan kemudian $1,800. “Resistance” terdekat menunggu di $1,879 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,885 dan kemudian $1,900. PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber : Vibiznews

Rabu, 17 November 2021

Sedikit Turun Setelah Melanjutkan Kenaikan

 

PT Rifan Financindo - Harga emas pada awalnya naik lagi dan menyentuh ketinggian selama 5 bulan di $1,877.60 pada awal perdagangan sesi AS hari Selasa. Pergerakan naik harga emas tetap berada dalam kontrol tehnikal yang kuat ditengah tren naik jangka pendek yang terjadi dengan kokoh.

Namun harga emas berbalik turun dari ketinggiannya meskipun masih memegang keuntungan yang mendekati ketinggian 5 bulan dengan para konsumen membelanjakan uangnya lebih banyak dari pada yang diperkirakan di bulan Oktober.

Retail Sales AS naik 1.7% bulan lalu, data ini mengatasi yang diperkirakan di 1.3% secara signifikan dan juga dari angka bulan September sebesar 0.8%.

Baca Juga :

Emas berjangka kontrak bulan Desember turun $10.50 ke $1,851.70 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Desember naik $0.36 ke $25.455 per ons.

Pasar saham global kebanyakan menguat dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah bervariasi ketika perdagangan sesi New York dimulai. Indeks saham sempat berhenti sebentar dengan para trader dan investor sedang mempertimbangkan laporan penghasilan perusahaan yang positip versus naiknya inflasi dan naiknya kasus Covid 19 di Asia, Eropa dan sebagian wilayah AS.

“Support” terdekat menunggu di $1,848 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,835 dan kemudian $1,800. “Resistance” terdekat menunggu di $1,861 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,885 dan kemudian $1,900. PT Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

Selasa, 16 November 2021

Tertekan Turun karena USD Berbalik Menguat

 Rifan Financindo

Rifan Financindo - Harga emas tertekan turun karena berbalik naiknya dollar AS, di tengah pergerakan naik sebelumnya karena ketakutan akan naiknya inflasi yang problematik.

Emas berjangka kontrak bulan Desember turun $2 ke $1,863 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Desember turun $0.046 ke $25.30 per ons.

Pasar saham global kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah menguat ketika perdagangan sesi New York dimulai. Para trader dan investor sedang mempertimbangkan aspek bullish karena bagusnya laporan-laporan penghasilan perusahaan AS dibandingkan dengan implikasi bearish dari meningkatnya tekanan inflasi.

Baca Juga :

Elemen yang mengkuatirkan pasar adalah naiknya kasus Covid – 19 di Cina dan sebagian di Eropa. Beberapa negara telah kembali mengenakan restriksi terhadap bisnis dan kegiatan publik yang bisa membuat turun pertumbuhan ekonomi.

Dalam perdagangan sesi AS selanjutnya, dollar AS berbalik menguat dengan Empire State manufacturing survey yang merupakan indeks kondisi bisnis secara umum muncul dengan kenaikan yang tajam ke 30.9 untuk bulan November, naik signifikan dari angka 19.8 di bulan November dan di atas dari yang diperkirakan sebesar 22.1. Hal ini menambah tekanan terhadap harga emas.

“Support” terdekat menunggu di $1,850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,835 dan kemudian $1,800. “Resistance” terdekat menunggu di $1,870 yang apabila berhasil dilewati maka selesai.

“Support” terdekat menunggu di $1,850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,835 dan kemudian $1,800. “Resistance” terdekat menunggu di $1,870 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,875 dan kemudian $1,900. Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews 

Senin, 15 November 2021

Akankah Memicu Rally Lebih Besar ke $1,900?

 PT Rifan

PT Rifan - Setelah naik dari $1,768 ke $1818 memulai minggu lalu – karena setelah pertemuan FOMC ternyata the Fed tidak se hawkish seperti yang diperkirakan sebelumnya – harga emas melanjutkan kenaikannya. Harga emas naik dan mendekati ketinggian beberapa bulan di $1,866 di awal perdagangan sesi AS hari Kamis minggu lalu dengan para trader dan investor berebut mengambil assets keras seperti emas karena meningkatnya ketakutan akan inflasi harga yang problematik. Mengakhiri perdagangan hari Jumat minggu lalu, harga emas tetap bertahan di $1,866.

Setelah terjadi “breakout” ke atas $1,850 per ons, emas bisa siap naik lebih tinggi lagi. Namun pertama-tama, emas harus bisa terus bertahan di atas level ini.

Inflasi yang semakin cepat telah meningkat ke ketinggian selama tiga dekade di AS dan telah mendorong harga emas naik hampir 3% pada minggu lalu sehingga emas berjangka kontrak bulan Desember di Comex terakhir diperdagangkan di $1,866.00.

Baca Juga :

Pasar sudah mulai memegang kenyataan bahwa inflasi akan berlangsung lebih lama. Akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membetulkan isu rantai supply yang disebabkan oleh pandemik, semua stimulus yang telah dikeluarkan dan ber ton-ton permintaan yang tertunda.

Semua mata akan tertuju kepada rentang harga $1,835 – $1,875. Pergerakan harga emas menembus ke bawah $1,835 bisa memberikan indikasi bahwa rally harga emas sekarang ini sudah berakhir. Sebaliknya pergerakan naik menembus ke atas $1,875 bisa memicu pergerakan naik selanjutnya ke arah $1,900-25

Dalam jangka panjang sampai akhir tahun ini harga emas bisa naik ke arah $2,000 per ons. Begitulah pembelian secara tehnikal bekerja. Apabila batas atas dari rentang harga tertembus, orang akan ketakutan ketinggalan kereta, yang akan memicu pembelian yang lebih banyak.

Jalan ke arah $1,900 sangat jelas sekarang. Setiap penurunan ke bawah $1,800 bisa dilihat sebagai kesempatan membeli dengan harga yang bagus. Kita tinggal perlu menunggu bank-bank masuk dan membuat lindung nilai dengan membeli emas. Prospek untuk beberapa bulan di tahun 2022 sangat bagus. Bisa terjadi rally harga emas pada akhir tahun yang akan berlanjut ke bulan Januari dan Februari tahun depan.

Dari Amerika Serikat, kemampuan beli dari konsumen AS sebagaimana dengan yang terefleksi dari angka Penjualan Ritel, tidak dapat dianggap enteng. Bertolak belakang dengan survey yang menunjukkan melemahnya sentimen konsumen AS, orang Amerika terlihat membanjiri tempat-tempat belanja sebelum tiba Black Friday. Diperkirakan terjadi kenaikan sebesar 0.7% dalam konsumsi AS bulan Oktober, mengulangi kenaikan yang sehat di bulan September.

Meningkatnya konsumsi berarti menguatnya ekonomi dan naiknya inflasi yang bisa membuat the Fed mempertimbangkan untuk melakukan pengetatan kebijakan moneter lebih cepat daripada yang direncanakan.

Para pejabat the Fed akan berbicara sepanjang minggu ini, mereka juga akan berkomentar tentang konsumsi AS dan data inflasi.

“Support” terdekat menunggu di $1,850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,835 dan kemudian $1,800. “Resistance” terdekat menunggu di $1,870 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,875 dan kemudian $1,900. PT Rifan.

Sumber : Vibiznews

Jumat, 12 November 2021

Naik karena Ketakutan akan Naiknya Inflasi


PT Rifan Financindo Berjangka - Harga emas naik dan mendekati ketinggian beberapa bulan pada minggu ini di awal perdagangan sesi AS hari Kamis. Para trader dan investor berebut mengambil assets keras seperti emas karena meningkatnya ketakutan adan inflasi harga yang problematik.

Emas berjangka kontrak bulan Desember naik $12.90 ke $1,861.30 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Desember naik $0.223 ke $24.99 per ons.

Pasar saham global mendatar mengarah sedikit naik dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah menguat ketika perdagangan sesi New York dimulai. Fokus pasar sekarang berada pada meningkatnya kemungkinan inflasi harga yang lebih tinggi dan bahkan problematik yang mendunia. Dua laporan inflasi AS pada minggu ini memanas dan menggaris bawahi inflasi sedang memperkuat cengkramannya terhadap perekonomian dunia. Consumer Price Index (CPI) AS yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa inflasi sedang bergerak di ketinggian selama 30 tahun lebih.

Baca Juga :

Harga emas menyentuh ketinggian selama 5 bulan dengan para trader dan investor mencari lindung nilai terhadap inflasi ke asset keras. Pendapat bahwa Federal Reserve akan terpaksa menaikkan tingkat bunga lebih cepat daripada yang dikatakan oleh bank sentral baru-baru ini.

“Support” terdekat menunggu di $1,850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,845 dan kemudian $1,800. “Resistance” terdekat menunggu di $1,870 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,875 dan kemudian $1,900. PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber : Vibiznews

Kamis, 11 November 2021

Rally ke Ketinggian 5 Bulan karena CPI AS

 This image has an empty alt attribute; its file name is gold-wiki-wiki-1-696x418.jpg

PT Rifan Financindo - Harga emas naik solid dan menyentuh ketinggian hampir 5 bulan pada awal perdagangan sesi AS hari Rabu, setelah munculnya angka inflasi AS yang memanas. Selain di AS, angka inflasi juga memanas di Cina.

Emas berjangka kontrak bulan Desember naik $23.30 ke $1,855.00 per troy sons. Sementara perak Comex bulan Desember naik $0.282 ke $24.58 per ons.

Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Rabu mengatakan bahwa Consumer Price Index (CPI) naik 0.9% pada bulan Oktober, setelah kenaikan 0.4% pada bulan September. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan di dalam konsensus dimana para ekonom memperkirakan kenaikan sebesar 0.6%.

Baca Juga :

Sementara itu, klaim pengangguran mingguan AS turun 4,000 ke 267,000.

Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah melemah pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Para trader dan investor sedikit lebih enggan terhadap resiko pada pertengahan minggu dengan perhatian meningkat terhadap prospek naiknya inflasi harga yang bahkan problematik.

“Support” terdekat menunggu di $1,839 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,823 dan kemudian $1,758. “Resistance” terdekat menunggu di $1,855 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,860 dan kemudian $1,900. PT Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

 

Rabu, 10 November 2021

Naik karena USD Berbalik Melemah

 This image has an empty alt attribute; its file name is gold-wiki-wiki-1-696x418.jpg

Rifan Financindo - Harga emas naik pada awal perdagangan sesi AS hari Senin, karena dollar AS berbalik melemah.

Emas berjangka kontrak bulan Desember naik $5.00 ke $1,828.80 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Desember turun $0.107 ke $24.43 per ons.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa Producer Price Index (PPI) bulan Oktober naik 0.6% setelah kenaikan 0.5% di bulan September, sesuai dengan yang diperkirakan. Laporan ini mengatakan bahwa inflasi tahunan naik 8.6%, sedikit lebih kecil daripada yang diperkirakan sebesar 8.7%.

Baca Juga :

Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah bervariasi pada saat perdagangan sesi New York dimulai. Hanya ada sedikit keengganan terhadap resiko di pasar global saat ini. Berita-berita yang positip belakangan ini mengenai Covid 19 yakni turunnya tingkat infeksi di AS, ditemukannya obat-obat ampuh untuk melawan virus corona telah memberikan kontribusi yang baik terhadap bersemangatnya pasar saham dan juga membantu mengangkat pasar saham. Saat ini para trader dan investor sedang mengabaikan meningkatnya harga inflasi yang problematik.

“Support” terdekat menunggu di $1,813 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,800 dan kemudian $1,786. “Resistance” terdekat menunggu di $1,830 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,836 dan kemudian $1,869. Rifan Financindo.

Sumber : Vibiznews

 
Disclaimer: Semua informasi yang tersedia dalam blog ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan informasi yang terbaik, akan tetapi kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari blog ini.

PT. Rifan Financindo Berjangka Surabaya
Wisma Bii Lt. 16 Jl. Pemuda 60-70 Surabaya 60271 Telp : 031-5349800(hunting), Fax : 031-5347800