Rabu, 20 Februari 2019

Pernyataan The Fed Dorong Penguatan Rupiah

Rupiah Menguat Tipis atas Dolar

Rifanfinancindo - Nilai tukar rupiah terhadaap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan di awal pekan ini. sentimen dari luar mendorong penguatan rupiah.

Mengutip Bloomberg, Senin (18/2/2019), rupiah dibuka di angka 14.117 per dolar AS, emnguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.154 per dolar AS.
Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak menguat di kisaran 14.104 per dolar AS hingga 14.117 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah menguat 1,99 persen.

Baca Juga :
Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.106 per dolar AS, menguat tipis jika dibandingkan dengan Jumat lalu yang ada di angka 15.116 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan, pelemahan dolar AS didorong oleh pernyataan Presiden The Fed wilayah San Fransisco Mary Daly yang mengatakan bahwa The Fed kemungkinan tidak akan menaikkan tingkat suku bunga tahun ini.

Daly menilai, Fed Fund Rate tidak akan naik karena inflasi yang hanya 1,9 persen serta pertumbuhan ekonomi AS yang diperkirakan hanya dua persen tahun ini.

"Rupiah kemungkinan menguat seiring pelemahan dolar AS tersebut," ujar Ahmad dikutip daari Antara.

Ia memperkirakan, pada hari ini rupiah kemungkinan menguat ke level 14.000 per dolar AS hingga 14.090 per dolar AS. Rifanfinancindo.


Sumber : Liputan 6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar