Selasa, 28 November 2017

Bursa Asia Turun dari Posisi Tertingginya




Rifanfinancindo - Bursa Asia turun dari level tertinggi pada pembukaan perdagangan hari ini, terpicu kekhawatiran tentang aksi jual di pasar saham China. Sementara nilai tukar dolar AS melemah.


Melansir laman Reuters, Selasa (28/11/2017), indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun. Indeks telah berada di uptrend sebagian besar tahun ini. Saham Australia naik 0,2 persen sementara Nikkei Jepang tergelincir 0,3 persen.

Baca Juga :

Kepercayaan investor di China telah berkurang akibat imbal hasil obligasi. Beijing melakukan tindakan keras terhadap shadow banking dan bentuk pembiayaan lainnya yang berisiko. Biaya pinjaman yang tinggi mengancam untuk menekan keuntungan perusahaan.

Saham Daratan telah melonjak 24 persen pada 2017. Dengan keuntungan terkonsentrasi di beberapa saham berbobot indeks besar.

"Aspek keluasan dan partisipasi masyarakat miskin ada di pihak berwenang China," kata Chris Weston, Kepala Strategi di IG Markets.

"Pertanyaannya adalah apakah penurunan lebih lanjut dalam ekuitas Cina daratan dan spillover ke Hong Kong berpotensi mempengaruhi Jepang, Korea dan Australia," kata dia. Rifanfinancindo.


Sumber : Liputan 6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar