Jazz generasi berikutnya seakan-akan menghancurkan stereotipe kalau
mobil-mobil hybrid tidak menyenangkan. Dibandingkan dengan mobil hybrid
lain yang lebih mahal, Jazz hybrid akan menjadi pesaing yang sepadan.
Mesin 1.5L memberikan suara menarik yang tidak seorang pun bakal mengira dari mesin dengan Atkinson cycle.
Apalagi sistem DCT (dual clutch transmission) sangat efektif. Sistem ini memberikan sensasi mobil hatchback ala Eropa dengan suaranya yang menarik plus tenaga tambahan.
Pastinya kemampuan Jazz hybrid untuk dikendarai dalam mode EV (listrik)
serta rem yang bisa mengisi tenaga baterai (regenerative brakes)
memperkuat kesan kalau Honda memang sangat serius mempersiapkan mobil
ini.
Honda juga memfokuskan perhatian mereka pada desainnya juga. Meski tetap
berkiblat pada Jazz model lama, Honda memberikan sentuhan seperti wajah
yang futuristik, dan body side yang energik.
Interironya memang agak ketinggalan tetapi, pastinya banyak orang yang akan memilih Jazz hanya karena bentuknya saja.
Sumber : detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar